Minggu, 30 Agustus 2009

MARAH, KESAL, AKU BENCI....!!!

kamu pasti tau aku bakal ngomongin siapa kan, teman??? Ya kamu!! Kamu tahu, aku paling sebal dengan orang yang keras kepala tapi sebenarnya yg dia bela sama sekali kosong dan hanya sebuah kata-kata dan pengakuan belaka... ya belaka karena kamu bilang kamu sudah muak dengan yg kamu lakukan, berarti semua pengakuan kamu menjalani dengan bahgia blablabla itu adalah belaka...

Aku tahu hal ini enggak bisa dirubah, tapi intinya kita berkonversasi panjang-panjang, adalah supaya kamu tahu letak kesalahan kamu dan enggak mengulanginya lagi, bukan nafsu kamu yang ingin semua orang tahu kamu! kamu egois namanya!

Maaf, aku memang enggak jago dengan publikasi diri sehingga semua harus orang melihat lembaran2 kehidupan yg kubuat... Tapi menurutku itu keputusan!! Memang apa yang kamu janjikan tentang lembaran itu?? masa depan atau masa lalu?? perubahan ato stagnansi yang akhirnya menarik orang untuk berpendapat yang isinya menyakiti hati mu???

Kamu memaksa aku untuk menjadi orang yang kejam sekali lagi... Kamu tahu, aku benci perbincangan berat seperti kemarin!! Karena itu menyita waktu ku, itu juga membuatku menjadi Olivia-si-justice-BAO... Aku benci diriku yang mulai mengadili hidup orang... Biarpun aku tahu kamu memang salah, dan dengan pengorbananmu kamu hanya menyakiti semua hati orang... percayalah... karena setelah perbincangan itu, aku memastikannya...

Kenapa aku memastikannya? Ya, karena aku tahu aku enggak selalu benar, tapi aku ingin menang (maka dari itu aku enggak mau masuk hukum). Dalam kasusmu, akui saja kamu sudah salah langkah...

Kamu tahu setelah itu siapa yang merasakan sakitnya??

AKU

ya... bodoh ya aku... Saat aku memaksa orang untuk mengakui kesalahan ato kekalahannya, itu sebenarnya melawan prinsip hidupku... Prinsipku selalu berkata, "kesalahan itu adalah contekan dimana kamu bisa lihat saat kamu takut melangkah kedepan. Perlukah contekan itu kamu beritahu guru??"

Saat konversasi itu selesai, diriku merasa seperti menyelesaikan satu kasus... Tapi 1 detik setelah itu adalah serangan2 intimidasi yang enggak ada habisnya, sehingga aku sakit hari ini...

Sebelum kamu, hal ini pernah terjadi, dan itu ke kakakku....

Dia salah, dan aku memojokkannya...

bukan hal benar bukan?? Padahal intinya semua konversasi panjang adalah supaya kalian yg suka mencari masalah denganku tahu apa salah kalian dan STOP lakukan hal bodoh dikemudian hari...

kenapa aku memojokkan kamu dan dia?? itu karena yang kalian lakukan hanya pembelaan dan pembelaan. Pembenaran dan pembenaran, pengecualian dan pengecualian, tapi dan tapi....

Yang dimana itu hanya akan menjatuhkan kalian suatu hari nanti,,,,

Maka dari itu aku merasa gatal dan ingin menjatuhkan kalian seterpuruk mungkin supaya kalian sadar kalian di level mana...


lever yang memintarkan kamu?? ato level yang memanjakan kamu????


Kamu bilang kamu bukan aku... aku salah memberikan pertanyaan kepadamu kemarin... Harus nya aku memberitahu mu sebuah rahasia ini...

Manusia memiliki sifat baik dan buruk, dimana ada yang buruk bisa dirubah atau tidak sama sekali. Yang bisa dirubah pasti sifat yang memang merugikan diri sendiri dan orang lain. Dan sifat yg enggak bisa dirubah, itu adalah sifat yang murni adalah identitas diri...

Jangan pernah bilang "aku kan manusia yg memiliki keterbatasan..."... Karena itu hanya membuat dirimu lemah dan menerima kondisi mu yang mengenaskan...
...
..
.

Hiks... AKU BENCI KAMU!!!! AKU BENCI SEMUA ORANG YANG MEMAKSA AKU MENJADI HAKIM YANG ENGGAK PUNYA RASA BELAS KASIHAN... AKU BENCI SAAT DIRIKU MENJADI KEJAM DAN ENGGAK BERDOSA SEPERTI TUHAN....

AKUUU BEEENCCCCCCCCCCCIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII......

...

..

.


Tolong, yang kubutuhkan adalah sesuatu yang menyemangati bukan membuat kepala ini penat...

Dan semua hal yang kamu lakukan seperti mengadu dan mempublikasikan diri, itu selalu membuat ku marah dan menarik ku untuk berbuat kasar dan kejam...

Memang kamu tahu aku??? Memang kamu pernah kamu tanya keadaanku???

Ya kamu tanya keadaanku, saat kamu butuh aku yang mendengarkan kamu... bukan menanyakan keadaanku, apakah aku butuh pendengar seperti yg biasa aku lakukan terhadap dirimu,,,

oya, jgn sekali2 menyombongkan kehidupan mu... karena masih banyak yang lebih parah dari pada hidupmu... yang kuberitahu tentang kehidupanku, itu hanya cerita yang kebetulan font-size nya lebih besar dari pada cerita yang lain... Jadi jangan pernah mengakui beban mu lebih susah dari pada yang lain...


...

Aku enggak butuh comment post mu... Aku hanya minta kesediaanmu untuk menahan ke egois san mu untuk membalas post ini dan memikirkan nya...

seperti saat ayahku memarahi ku, beliau selalu bilang, " enggak selalu perkataan ato kosa kata yg kupakai cocok ato baik adanya. Tapi sebelum mempersalahkannya dan kamu melawannya, bisa tidak kamu memikirkannya dulu dalam2 dan mencari inti pembicaraan ayah?? Ayah hanya ingin yang terbaik buat anaknya, dan enggak ingin melihat anaknya tejatuh ke lobang sama untuk kedua kalinya...."

.... Ya, aku jago sekali memerankan peran orang tua di permainan role playing kehidupan...

Tidak ada komentar: